LATAR BELAKANG

Dalam menyongsong Pasar Tunggal Asean ( Asean Economy Community ) pada tahun 2015 yang penuh tantangan dan persaingan , dituntut adanya Sumber Daya Manusia ( SDM ) yang berkualitas . Peningkatan kualitas SDM tersebut menuntut peran aktif dari semua pihak dalam mewujudkan program tersebut. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya sebagai salah satu Pendidikan Tinggi Vokasi turut menunjang program tersebut melalui peningkatan sumber daya manusia dalam membentuk SDM bangsa yang berkualifikasi tinggi dan mampu beradaptasi terhadap perubahan IPTEK. Pengembangan SDM berpijak pada peningkatan kemampuan dan kompetensi serta pemibekalan pengetahuan dan ketrampilan yang sesuai dengan standar internasional tanpa meninggalkan muatan-muatan yang berbasis pada keragaman budaya nasional.

Salah satu isu strategis yang dilaksanakan oleh Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) untuk meningkatkan daya saing bangsa dibidang industri dan rekayasa (engineering) adalah dengan menyelenggarakan Program Pendidikan Jenjang Diploma IV Program Studi Teknik Desain dan Manufaktur. Hal ini terkait dari latar belakang bahwa pembangunan sektor industri manufaktur masih banyak membutuhkan tenaga profesional yang kompeten sesuai dengan standar Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) agar dapat mendukung pembangunan secara nasional.

Disisi lain, Perguruan Tinggi, khususnya Politeknik yang menangani pengembangan SDM dibidang Desain dan Manufaktur masih sangat sedikit. Untuk mengantisipasi kekurangan tersebut Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya telah menyusun langkah – langkah konkrit dengan cara menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan Diploma IV Teknik Desain dan Manufaktur agar kompetensi alumni dapat diandalkan secara signifikan dalam berkontribusi nyata pada ketenagakerjaan di Indonesia , yang nantinya akan menjadi ujung tombak pertumbuhan industri manufaktur dalam bersaing secara internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *